Jangan cuma bergantung pada satu sumber channel penjualan. Website-mu bisa jadi channel baru yang kasih kontrol penuh & data pelangganmu sendiri.
Mulai dari Tiktok, Shopee, dan lainnya, semua berlomba-lomba menarik seller supaya mau jualan online di e-commerce.
Buat banyak pengusaha UMKM, ini jadi kesempatan emas: jualan bisa lebih mudah dijangkau pembeli, tanpa perlu ribet urus toko fisik.
Tapi lama-kelamaan, kesempatan emas ini berubah jadi ketergantungan. Memasuki 2025, semakin banyak seller yang mengeluh karena biaya marketplace makin mencekik, aturan semakin ketat, dan margin usaha jadi makin tipis sampai bikin ngos-ngosan.
Di satu sisi, kehadiran marketplace bisa membantu UMKM. Seller bisa jualan tanpa harus sewa toko, tanpa pusing bangun sistem pembayaran, sistem pengiriman, dan lainnya.
Tapi di sisi lain…
Semakin besar UMKM bergantung, semakin besar pula kendali atas perkembangan usaha
Yuk kita hitung analisis Biaya Marketplace vs Website (Omzet Rp100 juta, 500 transaksi):
Komponen | Marketplace | Website |
|---|---|---|
Estimasi Biaya | Rp 15.625.000 – 20.625.000 | Rp 7.215.667 |
Admin Fee + Cashback + Ongkir
| (±15–20%)
| |
Subsidi Gratis Ongkir | Rp 0 | Diskon Ongkir (Contoh Rp 10.000)
10.000 x 500 = Rp 5.000.000 |
Biaya Proses Pesanan (Rp 1.250/trx)
| 500 x Rp 1250 = Rp 625.000
| |
Biaya Payment Gateway
| Rp 4.000 × 500 = Rp 2.000.000 | |
Sistem Shipping
| Mulai dari Rp 99.000/bln | |
Server Hosting
| Mulai dari Rp. 100.000/bln | |
Domain
| Mulai dari Rp 200.000/tahun = Rp 16.667/bln | |
Data Pelanggan
| 100% milikmu |
Belum lagi ditambah biaya promosi, komisi affiliator dan gaji karyawan
Punya website itu ibarat punya toko milikmu sendiri.
Memang ada biaya seperti domain, server, payment gateway dan shipping..
Tapi itu jauh lebih kecil dibanding potongan marketplace
Dengan website sendiri kamu bisa:
Gak lagi numpang di sistem marketplace, semua data pelanggan ada di tanganmu buat dikembangkan.
Mau naikin harga, bikin promo, atau atur customer journey, semua keputusan ada di kamu.
Gak ada potongan transaksi yang bikin profit tipis — biaya website lebih transparan dan terukur.
Website bisa kamu sesuaikan dengan identitas brand, biar kelihatan lebih profesional dan beda dari yang lain.
Sebagai studio yang berfokus pada layanan desain website dan development, tim MSHTUDIOZ nggak cuma bikin website cantik, kami memastikan setiap elemen yang dibuat mendukung pertumbuhan bisnis kamu. Inilah yang bisa kamu dapatkan:
Website dan konten visual kami dirancang sesuai perilaku belanja konsumen Indonesia, pengunjung nyaman, mudah percaya, dan terdorong untuk membeli.
Semua fitur, layout, dan call-to-action dibuat untuk memaksimalkan transaksi, mulai dari navigasi yang mudah sampai strategi visual yang mendorong pembelian impulsif.
Tidak hanya membuat website, tapi kami mendampingi setup, integrasi pembayaran, dan maintenance, sehingga kamu bisa fokus mengembangkan bisnis.
Kami paham, buat seller UMKM biaya bikin website sering terasa berat di awal. Wajar kalau kamu ragu buat langsung keluarin investasi besar. Karena itu, kami hadir untuk jadi solusi, bikin kamu bisa punya website toko online dengan harga yang ramah di kantong.
Core features adalah fitur-fitur yang kami anggap perlu agar website dapat berfungsi dengan cepat, aman, dan optimal.
Tujuan utama dari pertanyaan dibawah ini adalah memahami kebutuhan kamu dan mencari tahu apa yang bisa mhstudioz lakukan untuk brand kamu. Tidak perlu khawatir akan diganggu (dikejar-kejar) oleh tim sales kami.
Kami berkomitmen untuk membantu kamu menciptakan website yang menarik, profesional, dan memiliki performa optimal.
Mhstudioz adalah creative agency yang perlahan-lahan mulai tumbuh dan berkembang, kami membantu banyak perusahaan UKM (Usaha Kecil Menengah) dan kemudian secara bertahap dilirik dan dipercaya oleh beberapa perusahaan besar untuk membangun brand bertaraf nasional. mhstudioz percaya bahwa kualitas produk dan kepercayaan klien adalah hal yang paling penting untuk menjaga integritas kami.
© 2025 Mhstudioz All Rights Reserved.